BERITA JAGADIRI


Gambar: Bahagiakan Dirimu Sebelum Membahagiakan Orang Lain
Bahagiakan Dirimu Sebelum Membahagiakan Orang Lain

Banyak orang yang rela mengorbankan kebahagiaannya sendiri demi kebahagiaan orang yang ada disekitarnya. Alasannya, karena orang tersebut begitu penting baginya sehingga kebahagiaannya merupakan prioritas utama. Misalnya saja, seperti orangtua yang berkorban demi anaknya atau sebaliknya, kakak berkorban demi adiknya, dan masih banyak contoh lainnya.

 

Akan tetapi, apakah sebenarnya cara seperti itu baik untuk dilakukan? Jawabannya adalah tidak. Kamu tidak akan pernah bisa benar-benar membahagiakan orang lain dengan mengorbankan kebahagiaanmu. Mau tahu alasannya? Berikut ini penjelasannya.

 

Ketika kamu berkorban demi orang lain, sesungguhnya kamu sudah berbohong pada dirimu sendiri, dan kamu pasti akan merasa lelah karenanya. Salah satu contohnya adalah, ketika teman-teman mengajakmu pergi selepas pulang kerja. Sebenarnya kamu tidak ingin ikut karena merasa lelah, namun karena kamu merasa tidak enak menolak ajakan tersebut kamu terpaksa pergi. Hal ini bisa jadi tidak hanya membuatmu merasa tidak nyaman saja, tetapi juga temanmu. Sebab, mungkin saja saat sedang pergi tersebut kamu tanpa sengaja menunjukkan rasa lelahmu tersebut, dengan hanya diam dan tidak fokus mengikuti pembicaraan teman-temanmu. Sebab, yang kamu inginkan sebenarnya hanyalah istirahat.

 

Ketika hal tersebut terjadi, bisa-bisa temanmu akan merasa tidak dihargai dan kesalahpahaman ini justru bisa berdampak pada munculnya masalah. Apalagi jika pada saat berkumpul kamu tidak terlihat senang atau bersemangat, tetapi justru terlihat lelah dan bosan.  Dalam kondisi seperti ini, akan lebih baik jika kamu menolak ajakan mereka dengan mengatakan alasan yang sebenarnya. Dengan melakukannya, sebenarnya secara tidak langsung kamu sudah berusaha untuk menghindari satu masalah yang mungkin akan timbul jika memaksa tetap pergi.

 

Contoh di atas adalah salah satu contoh paling sederhana yang mungkin hanya menimbulkan masalah tidak terlalu besar. Namun, jika pengorbananmu ini adalah sesuatu yang lebih besar, bisa jadi masalah yang akan terjadi sama besarnya dengan pengorbanan yang kamu lakukan.

 

Memang, memikirkan kebahagiaan orang lain juga adalah hal yang harus kamu lakukan agar kamu tidak menjadi pribadi yang egois. Namun, ada saatnya juga kamu harus mengutamakan kebahagiaanmu di atas segalanya. Kamu sendirilah yang memutuskan, kapan kamu harus berkorban dan kapan kamu harus mengutamakan dirimu. Bersikaplah adil, pada dirimu sendiri dan juga orang lain. Maka, kamu dan orang disekitarmu akan mendapatkan kebahagiaan tanpa ada yang harus berkorban.


BERITA LAINNYA

Gambar: Remake Galih dan Ratna: Antara Generasi Dulu dan Kini
Remake Galih dan Ratna: Antara Generasi Dulu dan Kini

“Dua sejoli menjalin cinta. Cinta bersemi dari SMA. Galih dan Ratna mengikat janji.Janji setia setia abadi.”

Gambar: Bebaskan Diri Tanpa Khawatir Risiko Untuk Menggapai Mimpi
Bebaskan Diri Tanpa Khawatir Risiko Untuk Menggapai Mimpi

Semangat Kartini memberi keleluasaan untuk kaum perempuan menjadi apa saja, bekerja keras, dan mewujudkan cita-citanya.

Gambar: Hal Sederhana Untuk Membahagiakan Orang Sekitar
Hal Sederhana Untuk Membahagiakan Orang Sekitar

Menurut pendapatmu, apakah hal yang paling bisa membuatmu bahagia? Apakah uang? Gadget? Atau berbagai hal yang berkaitan dengan materi?

Gambar: Life-Changing Resolutions Untuk Diterapkan di Tahun 2017
Life-Changing Resolutions Untuk Diterapkan di Tahun 2017

Tahun baru identik dengan resolusi baru. Semua orang ingin mengubah hidup mereka dan memperbaiki semua kesalahan yang sudah dilakukan di tahun lalu

Gambar: Agar Tetap Semangat Kerja Sehabis Liburan? Lakukan Cara Ini!
Agar Tetap Semangat Kerja Sehabis Liburan? Lakukan Cara Ini!

Semua orang termasuk kamu, tentunya sangat menyukai dan menunggu sekali akan kedatangan hari liburan. Bagaimana tidak, pada saat hari libur ini

Gambar: Agar Bekerja Tak Lagi Jadi Beban, Terapkan Hal Ini
Agar Bekerja Tak Lagi Jadi Beban, Terapkan Hal Ini

Dunia kerja merupakan dunia yang penuh tekanan. Tentunya, kamu juga merasakan hal ini, bukan? Tidak peduli seberapa besar kamu mencintai pekerjaanm

Memuat Lebih