Article

3 Tipe Generasi Sandwich

10:56, 19 April 2022

07 1980x1080

Kamu Termasuk Juga Nggak?

Generasi sandwich termasuk generasi yang terjadi sama orang dewasa dan mesti nanggung hidup 2-3 generasi. Meskipun berat, tetapi generasi ini punya tipe-tipenya. Ada apa aja nih Teman JAGADIRI? 
 

Definisi generasi sandwich
Dirangkum dari berbagai sumber, generasi sandwich adalah sebutan untuk orang dewasa individual yang nanggung dan biayain hidup dua atau tiga generasi di atasnya dan di bawahnya. Misalnya seperti orang tua, dirinya sendiri, anaknya, dan cucunya. 

Generasi sandwich ini sebenernya pernah dikenalin pertama kali oleh Dorothy A. Miller, seorang Profesor dan Direktur Praktikum di Universitas Kentucky, Lexington, Amerika Serikat. 

Profesor Dorothy ngambil analogi sandwich sebagai dua buah roti yang ngehimpit sepotong daging dan isian sandwich. Roti ini digambarin sebagai orang tua (generasi atas) dan anak (generasi bawah), sementara isiannya seperti daging, sayur, mayones, saus serta keju digambarin sebagai diri sendiri. 

Kebayang kan ketumpuknya kayak apa? 
 

Faktor generasi sandwich
Dirangkum dari berbagai sumber, faktor atau penyebab munculnya generasi sandwich tuh banyak dan kompleks banget, Teman JAGADIRI. Salah satunya adalah faktor kegagalan finansial orang tua. Bisa aja orang tua nggak punya perencanaan finansial yang baik dan tertata, hasilnya anak yang lanjutin biayain hidup dan kebutuhan. 

Selain itu, ada penyebab lainnya, misalnya seperti: 

a. Nggak nyiapin masa pensiun
Dana pensiun diperluin banget saat masa tua dan udah nggak produktif kerja lagi. Untuk kamu yang masih produktif kerja, mungkin akan dapet pesangon sebagai tambahan untuk tabungan dana pensiun. 

Gimana kalo nggak? Artinya butuh waktu dan tenaga ekstra untuk ngumpulinnya, bisa berasal dari penghasilan side hustle, jualan, buka usaha sejak muda, dan sebagainya. 

Selain uang, persiapan mental, kesehatan dan spiritual juga perlu disiapin. Nanti ketika pensiun, kamu nggak ngerasa post-power syndrome yang nyebabin keputusan-keputusan finansial yang kurang bijak. Misalnya tergiur investasi bodong dengan keuntungan besar dan cepat. 
 

b. Gaya hidup kurang tertata
Inget nggak sih, makin tinggi penghasilan, makin tinggi juga gaya hidupnya. Istilah yang tepat buat gambarin ini namanya inflasi gaya hidup. 

Ngatasin inflasi gaya hidup emang susah-susah gampang gaes. Soalnya kalo terbiasa hedon sejak dini, pas pensiun bakal kelimpungan. 

Karena itu, kamu perlu untuk nurunin standar dan kebiasaan hidup. Sehingga dana yang kamu sisihin bisa dipake untuk anak, diri sendiri, pasangan, atau bahkan cucu. Lumayan kan ngajak mereka travelling rame-rame? 
 

c. Nyicil barang bukan kebutuhan
Satu lagi faktor yang bikin potensi generasi sandwich itu meningkat adalah kebiasaan nyicil barang yang bukan kebutuhan. 

Mungkin dari sejak muda dan masih produktif kerja, masih pengen nikmatin hidup dan nerapin prinsip YOLO (you only live once). Tapi tujuan finansialnya diarahin ke hal-hal kurang produktif dan barangnya justru bakal ngalamin penurunan nilai. Misalnya beli gadget, kendaraan, tas mewah, dan lainnya biar dapet validasi orang gitu. Padahal nggak butuh-butuh banget. 
 

d. Lupa nyiapin dana kesehatan
Mumpung masih muda dan produktif kerja, Teman JAGADIRI bisa nih sambil nyisihin penghasilan untuk dimasukin ke dana kesehatan. Misalnya kayak asuransi kesehatan keluarga yang bisa premi kembali. 

Asuransi kesehatan keluarga punya perlindungan kesehatan, termasuk rawat jalan. Satu preminya bisa untuk sekeluarga. Dan kalo nggak ada klaim, uang kamu dibalikin 25%. Enak ya pake asuransi premi kembali ini?

Spill dong Jadimin nama produknya apa? Pspsps, namanya Jaga Sehat Keluarga dari Asuransi JAGADIRI. 

Premi mulai Rp280.000,00, kamu nggak harus cek kesehatan,  asuransi kesehatan keluarga ini cover semua penyakit termasuk HIV/AIDS. Manfaat atau benefit yang kamu dapetin: 

  • Santunan perawatan rumah sakit (RS) mulai dari Rp300.000,00 s/d Rp900.000,00 per hari akibat sakit atau kecelakaan.

  • Santunan pembedahan mulai dari Rp6.000.000,00 s/d Rp18.000.000,00 per pembedahan per tertanggung akibat sakit atau kecelakaan.

  • Santunan rawat jalan Rp300.000,00 s/d Rp500.00,00 per kunjungan rawat jalan (sesuai plan yang dipilih).

  • Layanan bantuan 24 jam meliputi: layanan telemedicine dan konsultasi 24/7

Beli sekarang dan dapetin perlindungan asuransi kesehatan keluarga sejak dini. Cus gaskeun! *Syarat dan Ketentuan Berlaku

Nah sekarang, apa aja sih jenis-jenis generasi sandwich? 
 

Jenis-jenis generasi sandwich
Seenggaknya, ada tiga jenis generasi sandwich yang dikelompokin berdasarkan usia. Simak pembahasannya yuk! 

1. Generasi sandwich tradisional
Kelompok ini terdiri dari orang dewasa usia 40 – 50 tahun yang masih nanggung beban orang tua usia lanjut (lansia) dan anak-anak yang masih butuh bantuan finansial. 

Bisa dibilang, anak-anak ini udah masuk usia produktif tapi belum mandiri secara finansial. Sementara lansia, usia mereka udah nggak produktif lagi buat kerja. 
 

2. Generasi club sandwich
Kelompok ini terdiri dari orang dewasa usia 50 – 60 tahun yang nanggung hidup orang tuanya plus anak yang udah dewasa serta cucu-cucunya. Waduh berat juga ya, Teman JAGADIRI. 
 

3. Generasi open-face sandwich
Terakhir, untuk kelompok generasi open-face sandwich, terdiri dari orang dewasa usia 40 – 60 tahun yang terlibat aktif ngerawat lansia. Misalnya kayak perawat di panti jompo atau perawat khusus lansia di rumah. 

Bisa dibilang, kelompok ini tuh emang terlibat di pengasuhan lansia, tapi bukan pekerjaan profesionalnya. 

Dari tiga jenis generasi sandwich di atas, mana nih yang sedang Teman JAGADIRI alami? 

Itulah tiga jenis generasi sandwich. Semoga apa yang kamu hadepin sekarang, ada titik tengah dan jalan biar selesai yaa. Semangat gaes! 

Follow Instagram @jagadiri_id biar kamu update terus. 
 

Sumber: 

https://www.jagadiri.co.id/products/jaga-sehat-keluarga 

https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/20570 

https://economy.okezone.com/read/2020/07/30/320/2254547/kenapa-ada-generasi-sandwich-berikut-5-penyebabnya?page=2 

https://money.kompas.com/read/2021/04/26/130300426/mengenal-inflasi-gaya-hidup-dan-kiat-mengatasinya?page=all

Recent News

Fast response Whatsapp
  • Ojk  otoritas jasa keuangan  vector logo
  • Aaji logo asli png kecil
  • Globalsign trust seal1
  • Klikpay
  • Master
  • Va square